Viral Biru adalah kumpulan Artikel VIRAL yang menarik untuk di baca dan menjadi referensi belajar semua umur dan kalangan.

Jangan Update Facebook dan Whatsapp Jika Kamu Tak Ingin Celaka...!!!

loading...
Seperti yang kita ketahui,semua orang main Facebook dengan smartphone.Selain Facebook,aplikasi wajib lainya yang harus ada di sebuah smartphone adalah Whatsapp.
Semenjak Whatsapp di beli oleh Facebook,hampir setiap hari aplikasi ini melakukan update ke versi yang lebih baru meskipun kita tidak menemukan bug atau masalah serius terkait kinerja aplikasi ini.
Namun tahukah anda bahwa update kedua aplikasi ini hampir selalu bersamaaan?

Ya para pengguna facebook for android dan whatsapp yang setiap hari mengintip google playstore sering menemukan pembaruan kedua aplikasi setiap 2 hari sekali atau lebih.
Atau anda yang tidak men-setting pembaruan otomatis aplikasi google play,di mana setiap kita tersambung ke wifi tiba tiba ada pembaruan.Ya...itu mungkin saja pembaruan dari Whatsapp dan Facebook.
Sering pula pengguna android mengeluhkan bahwa smartphone mereka melambat ketika ada update dari kedua aplikasi ini karena ukuran aplikasi ini semakin hari semakin besar.
Silahkan cek terlebih dahulu,jika merasa ini mengganggu,matikan.

Caranya:


Masuk ke google playstore,tap setelan,tap perbarui aplikasi secara otomatis,centang "Jangan perbarui aplikasi secara otomatis".

Banyak user yang jengkel dengan update kedua aplikasi ini yang tergolong terlalu sering.Sementara pengguna tidak merasa ada masalah serius,namun tahukan anda apa tujuan updaate keduanya?

Tak lain tak bukan adalah terus menyedot data pribadi pengguna android lewat aplikasi ini.Facebook dan whatsapp meminta ijin mengakses kamera,kontak dan pesan serta lokai kita adalah agar data pribadi dan keberadaan pengguna aplikasi ini bisa di pantau.
Lalu apa untungnya bagi mereka?
Facebook mendapatkan penghasilan dari para pengiklan.Maka agar pengiklan sebuah produk atau jasa merasa punya target,maka facebook menawarkan data kebiasaan penggunanya kepada calon pengiklan agar tertarget dengan benar.
Semisal iklan sepatu atau makanan,barang barang elektronik,gadget,maka targetnya adalah mereka yang hoby di bidang itu.

Menjual data dan mempelajari kebiasaan penggunanya adalah misi utama kedua aplikasi ini.Mereka akan mempelajari kebiasaan kita,dari jam chating,jam makan,jam bekerja,dan pola hidup kita.
Maka jangan heran jika sebagian negara memblokir kedua aplikasi ini,tak lain adalah melindungi privasi penduduk negara tersebut.



Lalu kepada siapa mereka menjual data pengguna?

Tentu pada pihak pengiklan...yang menyewa jasa iklan di facebook.Jadi sekarang jangan heran jika tiba tiba ada iklan lewat SMS masuk dengan menawarkan produk tertentu.
Atau di beranda Facebook kita sering muncul iklan yang sepertinya kita menyukainya.
Semua kebiasaan dan data pengguna itu mereka pelajari dari keseharian kita mengakses whatsapp dan facebook setiap harinya.Sementara update aplikasi adalah mencari celah karena google adalah pesaing ketat facebook dalam hal marketing.
Sehingga pihak google sendiri selalu melakukan penutupan celah bagi aplikasi yang mencoba mencuri data pengguna lewat sebuah aplikasi di google playstore.
Jadi jika kamu merasa prvasi itu penting atau tidak ingin adanya SMS spaming di HP,sebaiknya jangan updaate kedua aplikasi ini selama masih bisa berjalan.
Jika memang sudah tidak berjalan maka jika kita melakukan update tidak masalah,itu pun jika kita masih merasa aman.
Back To Top