loading...
Beberapa hari ini para orang tua khususnya pengguna Whatsapp di landa resah karena adanya broadcast tentang GIF porno yang berada pada area emotion chat. Apalagi mereka yang berkomunikasi dengan anak anaknya melalui whatsapp messenger.
Tentu ini menjadi kekawatiran serius bagi orang tua terkait konten GIF bernuansa erotik alias berbau porno di whatsapp.
Di akui atau tidak GIF porno ini memang ada di sana. Sejauh ini pihak developer whatsapp belum memberikan penjelasan resmi terkait GIF porno yang meresahkan pengguna whatsapp.
Aplikasi chating yang di akuisisi oleh Facebook ini memang menguasai hampir 60% pasar aplikasi komunikasi berbasis chating. Sehingga operator gencar menawarkan bonus dan fitur gratis whatsapp untuk menarik pelanggan menggunakan layanannya.
Sejauh ini belum di ketahui secara pasti seberapa banyak anak di bawah umur yang mengetahui fitur tersembunyi dari whatsapp messenger tersebut. Namun yang pasti pemerintah harus lebih serius dalam menangkal bentuk bentuk pengrusakan moral tehadap generasi muda.
Sepintas Gif porno ini memang hanya biasa saja bagi orang dewasa, namun bagi mereka yang masih di bawah umur ini merupakan hal yang tidak wajar di konsumsi.
Jika kita jeli, di aplikasi pesaing wahtsapp yang beberapa waktu lalu tersandung kasus, GIF porno ini sudah lebih dulu hadir. Hanya karena kalah populer di banding whatsapp saja sehingga warganet tidak begitu cemas. Berbeda dengan whatsapp yang bisa di pastikan setiap smartphone baru sudah terinstal aplikasi chating multy platform ini.
Orang tua memang harus mulai jeli dengan smartphone yang di pegang oleh anak anak.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merasa prihatin dan perlu turun tangan berkaitan masalah ini.
Komisioner KPAI, Jasra Putra, meminta Kominfo untuk melakukan pemblokiran aplikasi whatsapp terkait konten porno yang terdapat dalam aplikasi WhatsApp
"Kedua, meminta kepolisian untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan konten porno dalam aplikasi Whatsapp tersebut," kata Jasra Putra.
Sementara itu menteri Rudiantara mengaku sedang membicarakan hal tersebut dengan pihak whatsapp.
GIF porno ini juga tak hanya ditemukan di WhatsApp. Di aplikasi pesan Facebook yang menjadi induk dari whatsapp, juga ditemukan dengan cara yang sama. Di Twitter demikian pula.
Facebook bahkan sudah sejak 2015 lalu bisa menggunakan GIF buat Messenger. Di Facebook, GIF juga bisa digunakan untuk berkomentar pada status seseorang, mulai Juni lalu.
Sedangkan prosentase penggunaan dan pengiriman GIF porno di Facebook mencapai hampir 13 miliar atau 25 ribu GIF tiap menit.
Semoga saja pihak whatsapp segera berbenah agar aplikasi chating lintas platform ini menjadi lebih sehat bagi semua kalangan.

