loading...
Prostitusi di dunia online terjadi setiap detik dari berbagai negara dan belahan dunia lain. Bahkan sejauh ini belum ada cara menurunkan praktek prostitusi ini selain menanamkan kesadaran dan mencegah generasi muda dengan terus mengawasi penggunaan internet semacam media sosial di kehidupan sehari hari.
Berbagai jenis prostitusi menyebar dengan media sosial Facebook dan sejenisnya dengan embel embel macam macam. Dan seorang pelaku prostitusi tidak melulu mengejar uang, seringkali mereka mengejar kenikmatan semata. Ada pula yang melakukan tindakan prostitusi karena memang kebutuhan hidup atau karena lingkungan tempat tinggal yang memaksa seseorang melakukan perbuatan tersebut.
Sex memang bagian dari kehidupan manusia di mana pelakunya bisa mengorentasikan dengan sesuka hati misalnya Phone sex atau yang lebih modern dengan menggunakan virtual reality yaitu sebuah permainan sex dengan pasangan virtual.
Baru baru ini di China seorang blogger cantik di tangkap polisi setempat karena menawarkan sex gratis.
Tak tanggung tanggung perempuan berumur 19 tahun bernama Ye Mouyi ini membat heboh dan gaduh di China selatan. Pasalnya sekitar 3000 orang berbondong bondong mendatangi hotel untuk membuktikan apakah Ye Mouyi ini benar benar mau melakukan sex gratis dengan para lelaki.
Di kutip dari ifeng.com, insiden ini terjadi di Haitang Bay, Sanya, di Pulau Hainan Cina Selatan.
Polisi melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari Double Tree by Hilton.
Rupanya Ye mengiklankan dirinya akan melakukan sex gratis di kamar yang ia sewa dengan nomer kamar 6316.
Beberapa saat setelah Ye memposting layanan sex gratis tersebut, ada sekitar 10 orang mengetuk pintu kamarnya dan memaksanya untuk check out dari hotel agar tidak terjadi kegaduhan.
Bloger cantik ini sempat ketakutan dan berusaha menjelaskan bahwa ia hanya bercanda namun tidak di sangka respon para penggemarnya sangat serius.
Beberapa jam setlah insiden penangkapa, Ye melakukan konferensi pers dan meminta maaf karena telah membuat kekacauan tersebut.
Ye juga mengakui bahwa apa yang ia lakukan semata mata hanya untuk menarik follower-nya di media sosial.
Pihak kepolisin menjatuhkan hukuman 15 hari tahanan serta denda 500 yuan atau setara dengan 57 uero.
Wah wah..hanya untuk menambah follower saja rela melakukan aksi gila....
Tag :
Berita Viral





