loading...
![]() |
| Donald Trump |
Tak banyak orang tahu dan mau mengakui bahwa Arab Saudi adalah sahabat dekat Amerika Serikat. Di antara sekian banyak bisnis dan urusan keuangan di Arab Saudi, amerika serikat memiliki banyak sektor bisnis dan penanaman saham. Bahkan tak sedikit sekolah berbahasa Inggris milik amerika di arab Saudi.
Kerja sama ini sudah berlangsung puluhan tahun. Nah rencananya Donald Trump akan bertemu putra mahkota Arab Saudi di gedung putih 20 Maret nanti guna memperkuat hubungan diplomatik kedua negara.
Pihak pemerintah Arab Saudi sendiri telah menginformasikan bahwa putra mahkota berencana melakukan kunjungan singkat ke Washington, New York, dan Boston mulai 19 Maret hingga 22 Maret.
Pertemuan tersebut di perkirakan akan membahas upaya sang putra mahkota yang kini berusia 32 tahun tersebut untuk membangun industri pertahanan serta mengupayakan dukungan dari aliansi Barat kerajaan.
Pangeran Mohammed bin Salman di beritakan ingin memiliki separuh dari pengadaan militer Saudi yang dilakukan secara lokal pada tahun 2030, dari sekitar 2% saat ini.
![]() |
| US Army |
Pemerintah Saudi memang berencana untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia, di bawah kesepakatan yang akan memungkinkan Saudi memproses produk-produk terkait di negara tersebut.
Prospek kesepakatan semacam itu kemungkinan akan membuat para pembuat kebijakan Amerika cemas, dengan kekhawatiran kehilangan areanya di Timur Tengah kepada Rusia dan China.
Pangeran Mohammed dan ayahnya, yaitu Raja Salman, telah berupaya memperkuat cengkeraman kekuasaan mereka di Saudi, dengan mengonsolidasikan kekuatan yang terbagi di antara keluarga kerajaan.
berita yang beredar, sejumlah pangeran yang lebih senior dan pengusaha terkemuka ditahan pada November tahun lalu sebagai bagian dari kampanye anti korupsi. Sementara di sisi lain, generasi baru birokrat yang dekat dengan sang putra mahkota telah ditempatkan untuk posisi-posisi smenggantikan para senior yang di tahan.
Tag :
Berita Terbaru

